MENUJU HUT UNIVERSITAS MEDAN AREA KE 40 TAHUN, DOSEN UMA BERBAGI KEBAHAGIAAN DENGAN PARA TAHFIDZ QURAN DI PESANTREN TAHFIDZ ALQURAN LAILATUL QODAR

Bulan April merupakan bulan yang sangat lengkap membuat kebahagiaan bagi para umat muslim, terkhusus nya bagi Universitas Medan Area. Tepat di bulan April berlangsungnya Puasa Ramadhan, Lebaran (Idul Fitri) dan HUT Universitas Medan Area ke 40 Tahun.

Para Dosen UMA yang terdiri dari Dr. Rudi Salam Sinaga, M.Si , Desy Astrid Anindya, S.E, M.Ak , Muhammad Habibie, S.E, M.Ak , Hasbiana Dalimunthe, S.E, M.Ak , Indawati Lestari, S.E, M.Si , Mhd. Ansor Lubis, S.H, M.H , Devi Ayu Putri, S.E,M.Si,Ak,CA , Shabrina Tri Asti Nasution,S.E,M.Si , Yunita, S.Pd, M.Psi, Kons , Dra. Retnawati Siregar, M.Si , Linda Lores, S.E, M.Si, Ria Wuri Andary, S.Sos, M.I.Kom, Ilma Saakinah Tamsil M.Comm, Indah Cahya Sagala, S.Pd.,M.Si, Khairunnisah Lubis S.Sos, M.I.Pol , Agnita Yolanda B.Comm, MSc , Siti Alhamra Salqaura SE., M.Si , Finta Aramita, SE, M.Si, dan M.Khahfi Zuhanda, S.Si. M.Si berinisiatif ingin berbagi kebahagiaan dan melakukan pengabdian kepada masyarakat Bersama adik-adik para tahfidz quran yang berada di pesantren Tahfidz Alquran Lailatul Qodar.

Bersama bapak Drs. Abdullah Jamal yang merupakan ketua Yayasan Pesantren Tahfidz Al-Quran Lailatul Qodar, mengatakan bahwa “pesantren ini bukan hanya sekedar untuk mendidik siswa/I untuk bisa tahfidz quran, tetapi juga merupakan pesantren pertama di Deli Serdang yang membuka Pesantren untuk Lansia yang ingin belajar tentang Alquran juga”

Beliau juga menyampaikan bahwa pesantren ini tidak hanya sekedar belajar tentang Alquran, tapi para peserta didik juga diharapkan mampu mengembangkan perekonomian dengan sendirinya. Sehingga untuk dimasa yang akan datang, para peserta didik akan mampu mencukupi perekonomian untuk kehidupan dirinya sendiri. Salah satu yang dimiliki didalam pesantren ini, yaitu ada pengembangan budidaya jamur tiram, susu kambing etawa, bahkan penjualan kambing dan memiliki masjid sendiri.

Dengan begini, para peserta didik, dapat belajar bagaimana cara memperkuat perekonomian yang ada dengan sumberdaya yang memenuhi. Dosen UMA sangat mengapresiasi apa yang dimiliki oleh Pesantren Tahfidz Quran Lailatul Qodar.

Semoga para peserta didik dapat terus melanjutkan kajian dan semakin besar Pesantren Tahfidz Quran Lailatul Qodar juga semakin banyak anak-anak yang terus ingin belajar Tahfidz.

Adapun bantuan yang diberikan oleh Dosen UMA yaitu berupa Beras, Minyak, Alquran, dan Iqro. Semoga dengan bantuan yang diberikan dapat memberikan sedikit kebahagiaan untuk adik-adik para tahfidz quran dan terkhususnya untuk mendoakan semoga Universitas Medan Area menjadi Universitas Yang semakin Sukses, Jaya juga berhasil melahirkan generasi-generasi yang hebat dan terbaik dibidangnya. Aamiin.

(Dr.Rudi Sinaga)